BAB 38

2214 Kata

"Kemana kita akan pergi?" Edmund terkekeh. "Baiklah, Sayang. Ini saatnya kau berhenti marah." Tangannya meraih tangan istrinya, membantu perempuan itu masuk ke dalam kapal pesiar yang sudah disiapkannya. Sophia duduk di kursi yang ada di depan  , disusul oleh Edmund yang membawakan segelas limun untuk diminumnya. Sophia mengerutkan keningnya. "Tubuhmu bisa terbakar," komentarnya saat melihat Edmund yang hanya memakai celana pendek dan kacamata hitam saja. "Tenanglah, aku memakai tabir surya," ucap Edmund mulai menikmati sengatan matahari dan angin segar saat kapal pesiar itu mulai bergerak. "Apa kau tidak kepanasan?" Sophia menggeleng sambil mengeratkan kain tipis yang membungkus tubuhnya. "Tidak," ucapnya memakai kacamata yang sebelumnya ada di atas rambutnya. "Ayolah, Sophie, nikma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN