Bab 29 Rumah pun Akan Kujual Sepulang dari kantor, Nadine menghubungi seseorang. Telunjuknya sibuk menggeser-geser benda pipih mencari kontak pak Richardo. "Hallooo... Selamat siang... Pak Richardo." "Ya selamat siang, ada yang bisa saya Bantu Mbak Nadine." "Saya ingin menemui pak Richardo siang ini, bisa nggak ya?" "Tentu saja bisa. Oh ya apakah mbak Nadine masih di kantor sekarang? Soalnya kalau Mbak Nadine masih di kantor biar saya saja yang samperin sekalian saya juga ingin menemui Pak George. "Belum, ini baru mau pulang. Oke ntar saya tungguin ya." Telepon sengaja di putuskan. Untuk sementara, Nadine pergi ke kafe kecil yang berseberangan dengan kantornya. Walaupun hanya kafe kecil, namun soal rasa, masakan di sana tidak bisa di sepelekan. rasa dan aromanya tidak kalah sama d

