Bab 18 Pura-pura Bisa Di Bodohi Pagi menjelang, kulihat mbak Zorah sedang sibuk mencuci sepatu. Langsung saja ku ambil sepatu kotorku beberapa pasang di rak. Lalu menyerahkannya ke mbak Zorah. Tidak terlalu kotor sebenarnya, tapi aku ingin melihat w*************a suami ku itu menyikat-nyikat sepatuku. "Nih mbak, tolong cucikan juga ya...." aku menyodorkan atau lebih teoatnya setengah melempar sepatu itu ke hadapan Mbak Zorah. Kulihat Mbak Zorah menatapku kesal. "Mbak sudah capek Nadine. Kamu cuci ajah sendiri." tolaknya. "Nadine lagi sibuk banget nih mbak. Tolong mbak aja deh yang cuciin. Barusan Arza bilang mbak adalah wanita yang sangat tangguh sekaligus masih tetap cantik. Aku ajah kalah cantik sama mbak Zorah. Hehee ... makanya aku akan selalu minta bantuan mbak Zorahku yang canti

