Arabella menenggak air mineral yang sudah ia isikan ke dalam botol minumnya sesaat lalu. Rasanya seperti ia baru saja mendaki gunung lewat samudera. Dahaganya seketika hilang seusai berhasil ia basahi dengan air mineral meski bukan menggunakan jenis air dingin yang ia ambil dari dalam lemari es. "Lega banget," gumam wanita itu seraya mendesah. Berlanjut dengan munculnya Brian yang seketika saja ia berujar, "Aku pikir kamu pergi kerja, Bel. Bukannya tadi kamu bilang mau masuk kerja aja walau aku udah suruh kamu bolos. Tapi, kok, tiba-tiba berubah pikiran? Sengaja ya menghindar dariku." Mendengar celotehan sang pria, terang saja Arabella pun memutar bola matanya malas. "Aku yang sengaja menghindar atau emang Kak Brian aja yang telanjur malu karena barusan keciduk? Padahal mah lanjut aj

