Setibanya di rumah, Arabella bukannya segera bersiap untuk berangkat ke kantor, tetapi justru ia malah memilih merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur di dalam kamarnya. Walau ia mendapatkan waktu tidur yang cukup, tapi entah kenapa tubuhnya terasa sangat lelah dan tak bersemangat untuk melakukan apa pun terutama pergi bekerja. "Lemes banget, sih, rasanya tubuh ini. Bolos sehari gapapa kali ya. Daripada dipaksain ngantor dalam keadaan begini," gumamnya sembari melenguh. Kemudian, ia pun merogoh ponsel dari dalam tasnya guna mendial seseorang yang bisa diberi kabar mengenai ketidakhadirannya di kantor khusus hari ini. Tersambung, sebuah suara pun lantas menyahut dari seberang sana. "Halo, Mega Utari di sini. Ada yang perlu dibantu?" Memutar bola matanya sejenak, Arabella yang mengira

