Menjelang sore, Arabella memutuskan untuk pulang. Meski pekerjaannya belum usai, tetapi mengingat pikirannya sudah cukup mumet dan lelah dalam berpikir, maka ia pun memilih untuk segera beranjak dan beralih pada kegiatan yang menurutnya menyenangkan. Bukannya langsung pulang, melainkan ia mampir dulu ke sebuah swalayan guna membeli beberapa makanan ringan juga cepat saji. Mengingat ia tidak pandai memasak dan Brian pun masih di rumah sakit, terang saja Arabella pun butuh asupan gizi yang mengenyangkan perutnya tanpa perlu repot-repot membuat dapur berantakan. "Aku beli mie dalam cup agak banyakan aja kali ya. Karena, kan, Kak Brian juga gak tau bakalan kapan keluar dari rumah sakitnya. Jadi, selama Kak Bri ada belum bisa balik, kemungkinan besar aku bakalan butuh banyak asupan instan m

