*** Pak Dirman telah memberhentikan laju kendaraannya, aku pun segera keluar dan turun dari mobil. “Belajar yang rajin ya, Sayang.” ujar Papa dari dalam mobil melalui kaca yang telah ia buka. Sambil mengangguk, aku melambai ke arahnya sampai Pak Dirman mulai kembali melanjutkan perjalanannya menuju tempat Papa bekerja. Aku menoleh ke arah sekitar, belum ada tanda-tanda Surya akan datang. Perlahan, aku mengambil langkah dengan harapan tak lama kemudian Surya akan turun dari mobil dan berlari mengejarku yang tengah berjalan seorang diri. “Tapi, kalo ternyata Surya udah ada di kelas gimana? Ah lagian ngapain sih pake segala nungguin dia. Mending langsung aja ke kelas duluan.” ucapku pelan. Saat memutuskan untuk mempercepat langkah, terdengar suara mobil yang berhenti di depan. Aku m

