Episode 64

1750 Kata

*uhuk.. uhuk.. hatsyi..* Debu-debu di dalam ruangan ini mulai menyerang hidung dan tenggorokanku.   “Ini anak-anak pramuka pada gak pernah bersihin ruangannya apa gimana sih? Jorok banget.” Nursa berjalan masuk sambil sibuk menyingkirkan beberapa sarang laba-laba yang menghalangi pandangan matanya.   “Iya gue juga heran, kok bisa ya ruangan ini udah kayak gudang yang bener-bener gak kepake.” *hatsyi.. hatsyi.. hatsyi..* Aku kembali bersin dengan disertai cairan bening dari hidung yang mulai berkumpul di lubang hidung.   “Udah, mending lo di luar aja. Biar gue yang rapiin ini semua.” ujar Nursa.   “Gak apa-apa kok, lagian kan ini tugas kita berdua, masa lo ngerjainnya sendirian.” *srot.. srottt..* Bunyi suara cairan putih dari hidung yang mencoba keluar itu berusaha aku hirup lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN