Aku memasuki area sekolah tanpa memasang airpods di kedua telinga karena lupa terbawa. “Aduh, pada ke mana nih pahlawannya? Kok sendirian aja sih? Biasanya dikawal.” cibir Keisha yang tengah berjalan ke arahku bersama ke empat temannya. Aku mencoba menghiraukan dan terus melangkah menuju ruang kelas. Tangannya mulai menarikku dengan kasar, ia membawaku untuk pergi mengikutinya. “Kak, lepasin. Aku mau dibawa ke mana?” tanyaku sambil terus berusaha berontak. “Berisik banget deh. Bisa diem gak sih? Pokoknya lo harus ikut gue sekarang.” “Aku punya salah apa lagi sama Kakak? Bahkan aku udah ngejauhin Kak Zaki.” “Salah lo tuh banyak! Dan asal lo tau, gue benci banget ngeliat muka sama tingkah laku lo yang sok kecantikan dan tebar pesona ke semua orang. Apa lagi ke Zaki dan Surya!

