*Keesokan harinya* “Akhirnya, gak terlambat masuk ke sekolah lagi.” ujarku seusai turun dari mobil sambil melihat ke arah jam tangan yang menunjukan pukul 06:45. Pandanganku mulai menjelajah ke sekeliling, bertanya-tanya apakah Surya sudah sampai atau belum. “Alena!” teriak seseorang memanggilku. Aku menoleh ke sumber suara, terlihat seorang anak laki-laki mengenakan seragam yang dibalut dengan jaket jeans berlari ke arahku. “Masih inget gak? Aku Bryan, anak 10 Ipa 3. Kita sebelumnya pernah kenalan loh.” “O-oh, iya, Bryan. Aku inget kok.” “Syukurlah.” jawabnya tersenyum, “Kamu pulang pergi sekolah dianter jemput ya?” Kami kembali melanjutkan langkah menuju ruang kelas masing-masing sambil mengobrol. “Iya, dari jaman Sekolah Dasar.” “Al, kamu kenal Vandra?” tanyanya

