Shazia dan Azril duduk santai di pasir pantai, mereka menikmati semilir angin dengan saling menggenggam tangan. Shazia memilih untuk menutup matanya karena banyak sosok yang melambai ke arahnya untuk di bantu. “Kenapa, Zi?” tanya Azril. Shazia menggeleng, “Nggak apa-apa.” “Banyak yang liatin kamu ya? Gimana kalau kita naik aja ke kamar?” tanya Azril. Mau tidak mau, Shazia membuka matanya. “Eh, kenapa? Enak disini, sejuk.” “Aku nggak mau kalau kamu nggak nyaman kayak gini. Naik deh, di atas kita bisa sekalian istirahat. Sudah malam juga.” Ucap Azril lalu beranjak dan membantu Shazia untuk berdiri. Azril langsung mengagnti pakaian dengan yang baru setelah mandi. Sementara Shazia masih memakai pakaiannya yang tadi karena dia sedang memesan makanan untuk sarapan besok. Mereka ingin sa

