Mulai Merasa Nyaman

1033 Kata

Waktu sudah menunjukan pukul sembilan pagi, saat itu pula ponsel Daffa berdering terus tanpa henti. Meskipun suaranya tidak begitu kencang, tapi Daffa merasa enggan untuk meliriknya. Dan benar saja, ternyata yang menelepon Daffa adalah Karin, istrinya sendiri. Daffa benar-benar malas untuk mengangkatnya, dan pada akhirnya, ia langsung mematikan ponsel miliknya agar Karin tidak dapat menghubunginya lagi. "Kenapa dimatikan?" tanya Alma sembari membereskan mangkuk yang sudah kotor dan hendak mencucinya. "Gak penting!" jawab Daffa singkat. "Kalau kamu mau pulang, ya pulang saja! Barangkali pihak keluarga mencemaskan mu, kan semalaman kamu tidak pulang," tutur Alma. "Tidak kok, santai saja. Lagian aku bukan anak kecil lagi," ucap Daffa yang masih menatap layar ponselnya. "Maksud aku, kamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN