“Sayangnya, kau memiliki dendam pada orang yang salah, Nona Reina,” ucap Helio membuat Reina mengernyitkan kening. “Apa maksud Anda Yang Mulia?” tanya Reina jelas tidak mengerti dengan arah pembicaraan tersebut. “Seperti yang aku katakan barusan. Kau salah mengarahkan bilah pedang penuh dendammu. Seharusnya, pedang itu tidak mengarah padaku. Melainkan pada … Archard.” Reina yang mendengar hal itu menampilkan ekspresi dingin. “Saya menghormati Yang Mulia karena kedudukan Yang Mulia sebagai seorang Kaisar, pria yang menduduki kursi kepemimpinan tertinggi di kekaisaran ini. Namun, saya akan kehilangan rasa hormat saya jika Yang Mulia saat ini berusaha untuk melemparkan tanggung jawab yang harusnya Anda pertanggung jawabkan ke pada orang lain,” ucap Reina dingin men

