Reina mengernyitkan keningnya saat melihat Archard yang sudah berada di depan kediamannya. Bukan, bukan karena kehadiran Archard, Reina mengernyitkan kening. Namun, lebih karena Reina terganggu dengan ekspresi yang saat ini terpasang di wajah tampan pria itu. Reina menuruni tangga dan saat itulah Archard menyadari kehadirannya. Archard mengubah ekspresinya menjadi lebih lembut dan memasang senyuman manis pada Reina. Archard mengulurkan tangannya dan diterima dengansenang hati oleh Reina. “Mari, aku akan mengantarmu hingga toko,” ucap Archard lalu mengarahkan Reina untuk masuk ke dalam kereta miliknya. Setelah duduk dalam kereta yang melaju menuju toko herbal milik Reina, saat itulah Reina bertanya, “Apa ada hal buruk yang terjadi?” Archard yang sadar jika Reina cemas d

