Bab 185: Perselisihan

1025 Kata

Maura akhirnya mau diajak pulang setelah dokter menyatakan kondisi ayahnya sudah stabil. Andre sedianya bisa menggantikan Maura agar istrinya bisa pulang dan menemani kedua anak mereka. Tapi perempuan itu menolak. Padahal Daffa seorang pun sudah cukup menunggui di sana. Mereka masuk ke apartemen saat hampir tengah malam. Kedua anak mereka terlelap di atas sofa bed di ruang tengah, dengan asisten rumah tangga di dekat mereka. “Mbak, kenapa di sini?” tanya Maura spontan. “Anak-anak maunya begitu, Bu,” jawab asisten rumah tangganya lirih. “Ssst, bersih-bersih dulu sebelum pegang mereka. Kita dari rumah sakit,” cegah Andre saat Maura hendak mencium anaknya. Mereka masuk kamar. Maura lebih dulu masuk ke kamar mandi. Ia membersihkan diri dengan cepat, dan segera keluar kamar, hanya dengan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN