35. Deathly Dinner [Bag. 1]

1321 Kata

Dandi mengajakku pulang langsung ke rumah angker kakeknya. Aku mulai suka tempat ini, apalagi kalau musim penghujan- kabut embun menggantung di atas labirin halaman depannya. Indah sekali seperti sarang hantu. Hanya dua hari waktu kebersamaan kami. Itupun dia sering keluar karena pekerjaan, meninggalkanku dengan para pembantu aneh yang tak pernah bicara- yang semuanya pria. Aku paham Dandi benci wanita, tapi aku benci pria. Tapi setidaknya aku hanya sering ditemani Paman Henry. Aku mulai paham mengapa Dandi mempercayai orang ini. Dia serba bisa, bisa diandalkan. Hari ini makan malam, aku sudah bersiap dalam gaun pilihan Dandi. Ini mengingatkanku pada malam private party. Gaunku warna putih polos panjang semata kaki, tidak ketat di tubuh seperti gaun rancangan Siska. Ini seperti gaun pro

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN