TIKUS

1163 Kata

Peta digital memenuhi meja panjang itu—warna biru, merah, dan kuning saling berkelindan di antara garis rute dan koordinat satelit. Cahaya layar memantul di wajah Belle, membuat sorot matanya yang dingin tampak semakin mengerikan. Di sisi lain meja, Gyan menatap layar laptop yang dipinjamnya. Ia mengakses ‘gudang online’-nya di mana berbagai file dokumen—fisik yang didigitalikan—penting berada: catatan tangan Antoine, laporan logistik, grafik pergerakan kapal, dan tangkapan layar dari rekaman CCTV. “Lihat ini,” ujar Belle akhirnya, mengetuk titik merah di peta Loire. “Tempat penyerangan kalian. Sudut benturan dan juga berdasarkan penilaianku di lokasi, terlalu presisi. Ini bukan kerja kelompok amatir.” Gyan mencondongkan tubuh. Menatap garis yang Belle tarik di peta, memperhatikan area

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN