LOGIKA

1821 Kata

“Ada satu hal yang masih menggangguku,” ujar Belle sambil menutup buku sketsa Gyan. Gyan mengembalikan harta berharganya itu ke tas sambil menegakkan punggung. “Apa?” Belle menyasar telinga Gyan. “François,” bisiknya. “Bruno, suruh seseorang membeli kopi dan cake,” pinta Gyan, tak langsung menanggapi tema yang dibuka Belle. Bruno mengangguk, memanggil anak buahnya untuk meneruskan instruksi. Sementara Gyan mengangkat dua kursi kayu ke salah satu sudut butik. Dari posisi itu, mereka bisa melihat keseluruhan ruang dan membayangkan tema yang akan diaplikasikan. Sedangkan Chiara, memilih posisinya sendiri — yang paling nyaman untuk menjaga nonanya. “Lanjutkanlah,” ujar Gyan. “Apa kamu tau kenapa dia berada di Loire? Apa kamu pernah mendengar sesuatu yang lebih spesifik tentang dia?” G

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN