Tergesa Melodi menuruni tangga. Sungguh, ia tidak ingin menggunakan lift, kalau ada tangga kenapa harus menggunakan lift. Bukannya ia ingin mempersulit diri, ia hanya ingin lebih sehat dengan membakar kalori. Dengan setengah berlari perempuan itu menuju kamar mendiang Tuan Simon Loraine. Ethan berada di dalam kamar itu. Pria itu mengatakannya tadi saat ditelepon. Dan Ethan tidak berbohong, ia menemukan pria itu berdiri di depan jendela kaca yang tertembus peluru. Diam tak bergerak seperti patung. "Ethan?" Ethan tersentak mendengar panggilan itu. Pria itu menoleh, Melodi sedang memasuki kamar ini. "Kau di sini," ucap Melodi. "Amanda tadi mencarimu." Ethan mengangguk. "Aku sedang bekerja, Melo," sahutnya. "Aku yakin pasti ada sesuatu pada retakan ini. Seperti yang kau katakan waktu i

