Suasana cafe itu tetap ramai dan menyenangkan seperti pada jam makan siang di hari-hari biasanya. Namun tidak begitu yang dirasakan oleh Ethan dan Melodi. Kedua orang itu masih saja berdiam diri. Perkataan Melodi beberapa saat yang lalu tentang hubungan mereka yang hanya sebatas rekan kerja menohok Ethan. Menghancurkan harapan dan semangat pria itu. Kata-kata itu adalah penolakan yang diutarakan secara halus. Ethan berdecak kesal. Dasar pengacara sialan! makinya dalam hati. "Apa kau sudah selesai?" Pertanyaan Ethan adalah suara pertama di antara mereka setelah beberapa menit mereka hanya diam. "Karena aku ada urusan dengan Pak Kepala Cooper." Melodi mengalihkan tatapan pada wajah tampan yang tampak dingin di depannya. Ini hanya perasaannya saja atau memang benar kalau wajah Ethan ter

