3 hari setelah hari itu, Raka datang ke rumah Bunda Rahma. Tentu saja untuk meminta izin Bunda Rahma agar ia mendapat lampu hijau untuk bisa mempersunting putrinya. Ia datang dengan kedua orang tuanya. Bunda Rahma menyambut mereka dengan senang hati. Bunda Rahma merestui mereka. Tetapi berhubung Nara tidak ada disana, jadi, hari ini Raka dan keluarganya akan kerumah Nara. Jujur saja, Raka gugup sekali sekarang. Bukan perihal Nara, tetapi perihal anak-anaknya. Raka takut jika tiba-tiba anak-anak Nara tak bisa menerima dirinya. Huft, semoga aja mereka nerima gua.. Lamunan Raka buyar ketika ayahnya -Danu Pradipta- menepuk bahunya lembut. "Ayo nak kita berangkat," ajak ayahnya. Raka tersenyum lalu berdiri membenarkan letak jasnya. Ia turun ke bawah bersama dengan ayahnya. Bunda Fanni yan

