Karena suaminya tidak melepas rangkulannya. Hera pun menggelitik pinggang King. "Waduh sayang.., geli tau!" ujarnya sambil melepas rangkulannya dari pinggang Hera. "Kamu udah berani ya sekarang sama aku?" serunya sambil kembali merangkul pinggang istrinya dan mencium pipi Hera. Ia tidak mempedulikan Juyan yang sedang menyetir mobil dan terlihat tersenyum melihat tingkah keduanya. "Apaan sih mas, itu tuh Juyan lihatin kita terus dari tadi, malu tau..," bisiknya. "Juyan! tutup mata lo! buruan! awas lo berani mengintip!" tegasnya. "Maaf tuan muda, saya sedang menyetir. Bagaimana saya bisa menutup mata saat ini?" ujarnya sambil geleng-geleng kepala mendengar perintah King yang menurutnya tidak masuk akal. "Mas.. udah dong, ntar lagi kita juga mau sampai di rumah ayah." Terus kapan kamu

