Menjadi sang juara

1016 Kata

Nyonya Yesi keluar dari kamar anaknya. Ia lalu menuju ruang kerja suaminya. Ia sayup-sayup mendengar percakapan keduanya. "Papi sangat bangga padamu King!" "Lho memangnya papi tau dari mana? kan belum ada pemberitaan resmi pi," ujarnya. Ia tak mau gegabah bisa saja itu hanya kabar burung semata. "Papi tau dari salah satu kolega papi, jika perusahaan kita menjadi kandidat kuat yang memenangkan tender mega proyek itu," seru tuan Roland meyakinkan anaknya. "Pokoknya kita tunggu pemberitaan resminya pi," menurut saya itulah yang paling tepat saat ini. "King, kamu jangan lupa janjimu untuk membawa istrimu bulan madu dan memberi mami cucu secepatnya!" nyonya Yesi berkata tiba-tiba memecah ketegangan diantara keduanya. "Ia mi, itu pasti! aku juga tidak sabar kapan hari itu terjadi." "Oh y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN