Ella menghembuskan napasnya pelan, dan menghembuskan secara perlahan. Saat ini tampak Ella dan Gisel sedang duduk diatas sofa yang berada dikamar mereka. Tapi sialnya, mereka sedang dikelilingi oleh pria-pria Kylie. Ella memandang mamanya, yang kini menundukan kepalanya, tidak melihat sedikitpun kearah papa mereka. “Kalian kok bisa disini sih?” akhirnya Ella mengeluarkan suaranya. Menunggu mamanya buka suara, sama aja dengan menunggu Upin Ipin SMA. “Untuk menjauhkan niat mamamu mencari papa baru sayang” jawab Thomas kalem. Ella mengangguk setuju. “Dan untuk mengentikan kebebasmu!” sambung Khafi. Ella menelan salivanya pelan, kini dia benar-benar sangat gugup. Mamanya mah enak, lawannya Cuma papanya doang. Beda hal dengan dia yang harus berhadapan dengan ke-4 kakak-kakaknya.

