“Ozan, Yona mana? Bukannya tadi masih sama temennya, ya?” Arfa yang baru saja turun dari ruang kerjanya bingung karena tidak menemukan sosok putrinya. Padahal Yona tadi menungguinya untuk bisa pulang bersama. Namun kini Yona menghilang entah kemana. “Barusan pergi, Bu. Buru-buru kayaknya.” Arfa lalu duduk di salah satu stool bar, sambil merogoh ke dalam tas untuk mencari ponselnya. Saat benda kecil dan pipih itu ditemukan, tanpa buang-buang waktu Arfa menghubungi Yona. Namun tidak tersambung. Cukup lama Arfa menelepon ke nomor ponsel Yona, namun tetap tidak membuahkan hasil. Arfa menyerah, lalu meletakkan kembali ponselnya ke dalam tas. Dalam pikirannya, mungkin ponsel Yona kehabisan daya, dan gadis itu lupa membawa powerbank. Akhirnya Arfa memutuskan untuk pulang setelah sebelumnya

