“Sudahlah, sana pilih makanan,” dumel Jackson gemas karena Ali mengulang kalimatnya terus. Ali tertawa sambil berjalan untuk memilih makanan. Sedangkan Jackson, dia duduk di kursi sambil memperhatikan Ali. Sebenarnya, mereka sudah makan di pesawat dan Ali bahkan membeli makan malam lagi karena memang porsi makanan di pesawat itu kecil, tapi ternyata memang perut asistennya itu tidak bisa kenyang. Tidak lama Ali kembali, kedua tangannya memegang piring yang isinya penuh makanan. Piring satu isinya potongan kepiting salju dingin dan piring satunya berisi sashimi sushi. “Kau tidak mengambil makanan?” tanya Ali. “Nanti saja. Kau bisa menghabiskan itu semua?” Jackson balas bertanya. Secara tadi Ali sudah makan dua porsi di pesawat dan sekarang asistennya itu mengambil makanan yang menurutn

