Selama dua hari ini, Jackson dan Ali terus berada di hotel yang sama untuk rapat dengan manajemen hotel dari semua cabang MM Hotel yang ada di Jepang. Rapat dimulai dari jam delapan pagi hingga lima sore, setelahnya Ali berada di kamar Jackson untuk memeriksa laporan yang diberikan siang tadi hingga jam sepuluh atau sebelas malam. Untungnya memang tidak ada masalah berarti, sehingga di hari rabunya, rapat hanya berlangsung hingga jam dua belas siang, setelahnya mereka bisa bersantai. “Aku bingung bagaimana bisa selama ini kau hanya memiliki satu asisten?” keluh Ali sambil bersandar di sofa. Dia menutup matanya dengan sebelah tangannya, otaknya lelah karena dikuras sejak senin untuk rapat dan mengecek laporan. Sekarang dia berada di sofa yang ada di kamar Jackson setelah selesai rapa

