Akhirnya misi untuk melarikan diri gagal. Seperti biasa Ayu masuk ke kampus. Untuk kali ini ia tidak bersama ketiga temannya karena mereka ada yang belum datang, izin dan tidak masuk. Jam masih pagi yaitu pukul delapan, jam pertama kosong karena dosennya ada rapat yang harus di hadiri di luar kota. Ayu menyanggah sepeda motornya saat sampai di area parkiran, ia melepas helmnya dan sekilas melihat wajahnya terutama matanya yang masih terlihat bekas menangis. Ayu turun tak lama ia mendengar deruman motor orang lain. “Yu.” Tegur suara seorang wanita. Ayu menengok ternyata Rinnly yang turun dari motor Reynold. Apa mereka sudah jadian? Ayu tersenyum bahagia. “Rin.” Sapa Ayu. Rinnly mendekati Ayu dengan sumringah. “Aku bisikin sesuatu.” Katanya sembari mendekati Ayu dan berbisik. “Aku ja

