BAB 4 : BENIH CINTA MULAI TUMBUH

3250 Kata
zea pun terdiam dan merasa ketakutan, lalu ia meneteskan air mata. Dalam hatinya memanggil nama mamanya. " Mama kenapa kau pergi meninggalkan zea disini, mama tau zea disini sedih banget.. temen-temen zea pada punya ibu semua. Dan zea cuma punya papa " gumam zea dalam hatinya , sambil meneteskan air mata dengan derasnya .. entah kenapa saat itu zea terpikir kepada ibunya.. Kevin yang membawa mobil dengan kecepatan tinggi, dan Zidan duduk di bangku depan , sambil membuka handphone nya . Gak sengaja melihat zea menangis tersedu dibelakang terlihat dari pancaran layar ponsel nya.. .. " gadis ini kenapa menangis, apa kata-kata ku menyakiti hatinya sehingga dia sampai tersedu Seperti itu.. tapi masa iya sih " gumam Zidan didalam hatinya " Zea kenapa kamu menangis', ada apa..?? Apa kata-kata ku tadi menyakiti perasaan mu. Atau ada yang sakit ..?? " Tanya Zidan dengan heran. Zea tidak menjawab sama sekali, diam seribu bahasa , zea pun bingung jika harus menjawab pertanyaan Zidan apa yang harus dia jawab. Dengan memberanikan diri zea mengangkat kepalanya dan tersenyum lebar. " Gak apa-apa kok Zidan, kelilipan doang kok. " Jawab zea sambil tersenyum manis . Tapi sayangnya mata dan hidung zea tidak bisa berbohong, bahwa ia dari menangis tadi, wajahnya yang putih mulus Hi-hati. " Kalau ada masalah, jangan diam aja. Ngomong zea , kalau kamu lagi dalam kesulitan atau ada yang sakit ngomong jangan diam aja ya. "Jawab Zidan sambil tersenyum. Padahal dalam hatinya zidan tau kalo zea habis menangis dan itu jelas dia lihat dari pancaran layar ponsel. Hanya saja zea menutupi semua itu dan pura-pura tersenyum. Tetapi dalam hatinya zidan bingung apa yang membuat zea menangis sampai harunya seperti itu. Karena kalau hanya sekedar ucapan Zidan tadi rasanya tidak terlalu menyakiti perasaan zea. Tapi Zidan bersikap tenang agar zea mau berbagi cerita. " Zidan menatap zea dengan dalam nya , kenapa perasaan ku menjadi sangat bersalah setelah melihat zea menangis. Rasanya aku tidak pernah mempunyai perasaan seperti ini, aku menjadi iba kepadanya . " Gumam Zidan dalam hatinya , sambil berpikir heran. .. Zidan adalah laki-laki yang kejam , kasar dan sangat pemarah. Di saat dia marah ,tidak ada ampun bagi musuhnya atau siapapun yang membuatnya murka. Sebab itulah tidak ada wanita yang berani mendekati Zidan. Zidan pun tidak pernah merasa tertarik dengan wanita , baginya wanita hanya mainan saja, Zidan sangat sering bermain wanita hanya untuk kepuasan semata. Setelah tidak ada saling kenal lagi. Dan juga bagi siapapun wanita yang angkat bicara jika pernah tidur dengan Zidan maka dia akan membunuhnya dengan siksaan. Zidan sangat tertutup untuk masalah pribadinya. Baginya publik tidak perlu tau masalah pribadinya ... .. Tetapi Zidan selalu merangkul teman-teman nya , karena baginya itulah keluarganya.. Sejak kecil Zidan tinggal bersama pengasuh nya dan bersama kakeknya . Orang tua Zidan adalah pasangan mafia yang tidak pernah tinggal bersama Zidan. Karena jika musuh orang tuanya tau Zidan sudah tiada sejak bayi. Zidan disembunyikan bertahun-tahun sampai dia bisa melindungi dirinya sendiri . Zidan tinggal di villa yang megah dengan banyak anak buah dan bodyguard dirumah nya. " Berhenti stop kan mobilnya sekarang..! " Ucap zidan dengan tegas dan sedikit membentak kepada sopir mobilnya. Sontak saja sopir Zidane langsung memberhentikan mobil , Zidan langsung membuka pintu mobilnya dan turun. ...." zea pun bertanya di dalam hatinya kenapa Zidan turun apa udah sampai ya " gumam zea dalam hatinya. ... Zidan pun langsung membuka pintu belakang mobilnya dan duduk bersebelahan di samping saya dengan terkejut saya setelah Zidan duduk disebelah bangkunya. " ayo pak jalan nanti keburu sore. " ucap zidan kepada sopirnya. " Baik tuan kita lanjut jalan " jawab sopir Zidan dengan cepat. ... Saya pun menjadi ketakutan setelah Zidane pindah ke belakang duduk bersebelahan bahannya di belakang karena sejak Zidan duduk bersebelahan dengannya Zidan terus saja memegang tangan zea dengan erat. Perasaan zea pun menjadi kacau dan pikirannya pun menjadi kemana-mana, antara takut, merasa malu dan gugup Zidan tidak pernah bertingkah seperti itu kepada wanita. Saya pun memberanikan diri untuk bertanya kepada Zidan. ...." Kamu kenapa Zidan kok dari tadi megangin tangan aku terus...? emang ada yang salah ya sama tanganku " tanya dengan gugup kepada Zidan. Zidann pun tidak menjawab sepatah kata pun pertanyaan zea dia hanya menoleh dan melirik kepada zea Dan tersenyum, melihat hal itu zea menjadi terdiam dan tidak berkata ataupun bertanya apapun lagi kepada Zidan. Zea hanya tertunduk diam sampai akhirnya tiba di sebuah villa yang sangat besar dan megah. dengan banyaknya anak buah dan bodyguard zea tidak tahu villa itu tempat siapa..? dan kenapa..? dia dibawa ke sana. .." kenapa kepalaku pusing sekali ya perasaan tadi di rumah sakit aku sudah makan " gumam zea dalam hatinya. Tak lama kemudian zea pun pingsan di dalam mobil. Zidane pun menjadi sangat panik karena dia tidak pernah melihat wanita pingsan di depan matanya secara langsung. Zea ..zea...zeaaa...kamu kenapa..? kamu kenapa..?? bangun bangun bangun dengan panik zidan berusaha membangunkan zea yang sedang pingsan di dalam mobil. Pak bisa lebih cepat mengendarai mobilnya zea pingsan entah kenapa zea gak bilang kalau dia sedang sakit di luar dari sakit karena lukanya... ..." Bawa ke rumah sakit atau tetap jalan ke villa tuan..?" tanya supir Zidan. " Ke rumah saja pak karena memang sengaja zea aku bawa dari rumah sakit untuk aku rawat di villa.." Jawab zidan dengan cetus. ... Pak Bimo adalah supir Zidan sejak kecil, sudah 21tahun mengabdi di villa itu , pak Bimo mempunyai seorang anak laki-laki yang tinggal di kampung bersama istrinya. Pak Bimo jarang pulang ke kampung, hanya saja selalu memberi kiriman uang kepada istrinya Lela. Di kampung Lela dan anak nya menjadi petani buah , dan padi.. Zidan pun ikut membantu perekonomian keluarga pak Bimo karna sudah di anggap seperti bapak sendiri... Pak Bimo tidak pernah meminta lebih kepada Zidan tetapi Zidan diam-diam memberikan bantuan kepada lela dan anaknya. Zidan pun sudah merenovasi rumah gubuk pak Bimo di kampung tanpa dia ketahui. Menjadi rumah yang layak huni, dan peralatan lengkap di dalam nya. Bagi Zidan uang bukanlah segalanya tapi keluarga pak bimo sudah berjasa melindungi nya sejak kecil. Mendengar ucapan Zidan pak Bimo pun tersenyum mendengarnya. karena selama ini Zidan tidak pernah membawa wanita ke villa itu sejak kecil dan tidak pernah terlihat sepanik itu. Selain itu zea juga wanita yang pertama kali di bawa nya ke villa itu. ..." Pasti wanita ini istimewa makanya tuan Zidan berani membawanya ke vila ini, secara diam-diam dari rumah sakit. " Gumam pak Bimo dalam hatinya sambil tersenyum melihat kearah zidan melalui pantulan kaca mobil. Ternyata Zidan menyadari bahwa sedari tadi pak Bimo memandangnya dengan lama di kaca mobil. .. " eh kenapa pak Bimo kok natap-natap gitu matanya, kenapa...?" Ucap Zidan dengan wajah malu. Zidan pun memandangi wajah Dea dengan dalam. " kok setelah dilihat cewek ini cantik juga ya, duduk disebelah zea gue menemukan kenyamanan yang gak pernah aku rasakan sebelum nya. rasanya aku gak pernah menemukan cewek secantik ini dan selembut ini apa zea udah punya pacar...? ya tapi enggak masalah mau punya pacar atau enggak kalau udah sama gue berarti pacar gue. Hahaha. " Ucap Zidan dalam hatinya sambil tersenyum-senyum sendiri melihat wajah zea yang ditidurkan di pangkuan nya, sambil dielusnya rambut zea dengan lembut. Lalu turun ke bibir zea yang imut di elus nya dengan lembut. .... Tuan kita sudah sampai, mau saya bantu angkat nona zea tuan..? " Tanya pak Bimo kepada Zidan. " Oh tidak usah pak biarkan saya saja yang mengangkat zea ke kamar ku. " Jawab Zidan dengan cetus , dengan segera Zidan menggendong zea yang masih pingsan keluar mobil dan langsung masuk ke dalam villa. Tidak ada yang boleh memegang zea satu pria pun kecuali aku. Entah kenapa aku merasa gak ingin zea jauh dari gue. Padahal aku gak tau zea ini siapa. Dan kenapa gue mau rawat dia ke villa. Gumam Zidan dalam hatinya.. ...pak Bimo pun kembali tersenyum melihat tingkah zidan yang aneh terhadap wanita , yang terlihat jelas di matanya bahwa gak boleh seorang pun yang menyentuh zea. Wahh nona zea bakalan jadi nyonya Zidan kayaknya.. lagian nona zea cocok sekali dengan tuan Zidan . Nona zea yang lembut dipadukan dengan tuan Zidan yang tegas. Gumam pak Bimo dalam hatinya. Dengan cepat Zidan menuju lift , dan menuju lantai 3 villa nya. Sontak saja dengan heran semua bodyguard dan anak buahnya terdiam dan merasa heran melihat Zidan menggendong seorang wanita yang sedang pingsan. Dengan memakai seragam sekolah, cinta manis. " Tuan mau saya bantu menggendong nona ..?" Tanya salah satu bodyguard nya. " Tidak usah..!" Jawab Zidan dengan cetus. Setelah sampai di kamarnya zidan langsung meletakan zea ke tempat tidur. Setelah itu Zidan segera menelepon dokter pribadi nya untuk mengecheck kaadaan zea. .. tit...titt..titt.. suara dering telpon tersambung ke dokter Zidan, " halo dok, ke villa sekarang ya. Ada pasien sakit.. ucap Zidan. .. halo Zidan.. hah siapa yang sakit , kamu atau bodyguard..? Jawab dokter . .. " sudahlah jnagan banyak bertanya, cepatlah datang kesini " jawab Zidan dengan cetus. .." haha baiklah sabar Zidan, kamu gak pernah terdengar panik seperti ini. Oke aku pergi sekarang" Jawab dokter sambil tertawa di telpon. Dokter langsung mematikan ponsel nya dan Zidan pun kembali ke tempat tidur dan duduk disamping zea sampai mengelus rambutnya.. Setelah menunggu 15menit dokter pun sampai di depan villa , dan langsung masuk ke villa. " Haii dokter selamat sore .. ada apa dok ke villa tumben..? "Tanya salah satu bodyguard di villa. " Oh tadi Zidan menelpon saya , suruh cepat datang kesini, ya sudah saya langsung naik ke atas ya .." jawab doker itu. Oh oke.. jawab bodyguard. ..tinggg bunyi pintu lift terbuka sampai ke lantai 3. Dokter pun langsung menuju ke ruangan Zidan.. Karena ruangan Zidan sangat lebar ,lantai 3 adalah khusus ruangan pribadi Zidan. " Hai Zidan... Siapa yang mau aku periksa..? Aku sampai ngebut banget Lo kesini kamu nelpon kayak panik banget gitu. Ada apa memangnya ...? " Tanya dokter kepada zidan. .. Zidan pun tersenyum dan menunjukkan kearah tempat tidur. " Dia yang mau dokter periksa, dia sedang pingsan.. " jawab Zidan dengan cetus . Dengan terkejut nya dokter melihat seorang gadis cantik terbaring pingsan di atas tempat tidur mewah Zidan.. Yang lebih kagetnya dokter tau Zidan tidak pernah membawa seorang wanita ke dalam villa itu kecuali koki masak. Sedangkan wanita ini bisa tidur di atas tempat tidur Zidan, wahh pasti perempuan ini pacar nya Zidan. Kalo engga , gak mungkin dia bisa tidur dan masuk ke dalam villa mafia ini haha. Gumam dokter dalam hatinya sambil tersenyum menatap Zidan. .." eh kenapa senyum-senyum, ayo periksa " ucap Zidan kepada dokter . " Zidan kok perempuan ini bisa pingsan..? Kamu apain..? Atau jangan-jangan kamu sama dia ehemehem ya .. " tanya dokter dengan tegas. " Gak sama sekali. Dia pingsan didalam mobil dan aku menculik dia dari rumah sakit, ya dia emang udah sakit. Sebenernya .." jawab Zidan dengan tegas . Dokter pun mengeluarkan alat-alat untuk check kesehatan pasien, sambil ngobrol dengan Zidan. " Terus kenapa kamu culik .? Anak orang loh ini nanti kamu bisa kena pidana. Atas kasus penculikan anak. Atau semacamnya lah. Baytheway cewek ini cantik banget wkwk, siapa namanya Zidan. Kalo belum ada yang punya , aku mau maju haha" ucap dokter kepada Zidan, sambil tertawa dan sedikit menggoda Zidan. " Kalo sudah periksa nya silahkan keluar dari kamarku. Nanti uang nya aku transfer. " Jawab Zidan dengan cetus dan terlihat dari wajahnya yang ingin marah kepada dokter itu. .. " aduh aduhh kamu suka ya sama perempuan ini, makanya aku mainin kayak gitu kamu marah wkwk hayo ngaku kamu Zidan.. aku tau betul kamu itu seperti apa. Bener kan kamu suka nona ini " jawab dokter dengan tertawa. .. " keluarrrr sekarang. " Jawab Zidan dengan menahan amarahnya. .. " sabar dannn. Bentar lagi kelar kok . Nih ini obatnya kamu beli ke toko obat . Oh ya siapa namanya soalnya aku mau cek darahnya buat nambahin suplemen obat " tanya dokter . .. " zea " jawab Zidan dengan singkat. .." oke kamu suruh dia istirahat dulu karena aku kasih dia suntikan penenang, setelah dia bangun kasih air putih dan jangan makan yang pedas apalagi ikan laut ya. Karena dia kayaknya ada alergi juga . Takutnya nanti obatnya kontraksi. Bukan nya sembuh malah nambah jadi, setelah itu setiap pagi wajib kena sinar matahari ya minimal 15 menit. Paham gak kalo gak mau aku ulangin lagi nih " ucap dokter dengan jelas kepada Zidan. .. " iya paham , udah kelar ngomongnya sekarang keluarr ya dokter ganteng.. " jawab Zidan dengan sambil menahan emosi. . Dokter pun tertawa melihat tingkah zidan yang gak seperti biasanya, Zidan jadi salah tingkah setelah dokter bilang kalau Zidan menyukai zea. Ya karena itu sangat terlihat dari wajahnya, jelas saja saat dokter menyentuh wajah zea , Zidan seperti ingin marah dan tidak memperbolehkan. Aku yakin nona ini pacarnya Zidan, atas calon pacar nya lah bisa dibilang.. Dasar anak muda kelakukan nya ada aja, mudah cemburuan wkwk. Gumam dokter dalam hatinya dengan tersenyum melihat ke arah zidan yang sejak tadi menatap zea sangat dalam. .. Entah kenapa Zidan menjadi sangat menyayangi zea dan merasa nyaman didekatnya. Zidan tidak pernah mendapat kan kenyamanan itu selama ini. Zidan pun meneteskan air mata ketika dia mengingat zea menangis tersedu-sedu didalam mobil tadi, yang dia tidak tau entah itu karena Zidan atau karena hal lain. Yang jelas Zidan merasa bersalah kepada zea. Tanpa sadar Zidan pun duduk di tempat tidur memeluk zea dengan erat , Zidan merasa gak ingin berpisah lagi dengan zea. Akhirnya Zidan melakukan hal yang tidak pernah dia lakukan sebenarnya. Ya benar sekali berhubungan s*x. Dengan perlahan Zidan membuka semua pakaian zea yang mengenakan pakaian sekolah rok dan baju pendek, " maaf kan aku zea tapi aku gak mau kehilangan kamu " Ucap Zidan kepada zea yang sedang pingsan. Ditatapnya semua lekuk tubuh zea yang sangat cantik seperti Miss world , body-nya seperti gitar spanyol. Dengan tubuh putih mulus nya.. Zidan pun membisikan kata ke telinga zea. Zea aku mencintaimu, aku menyayangimu, aku gak akan pernah meninggalkan kamu. Apapun yang terjadi kamu harus jadi milik ku. Zea kamulah orang pertama dan terakhir yang akan memberikan ku warna dalam kehidupan. Zea kita mulai ya, untuk pertama kali akan terasa sangat sakit. Tapi aku akan melakukan nya perlahan. Lalu dimasukan nya kedalam punya zea, dengan perlahan dengan sedikit pemanasan, agar dengan sendirinya punya zea menjadi rileks. Dan langsung cloopp.. masuk sepenuhnya kedalam punya zea , keluar darah virgin zea. Ternyata perempuan ini sangat menjaga keperawanan nya. Bagus itulah yang aku mau , berarti zea melakukan pertama kali dengan ku. Zidan tersenyum dan mencium bibir zea. Lalu dikeluarkan zidan untuk memberi waktu istirahat zea dan mengambil tisu. Setelah beberapa menit kemudian, Zidan pun memasukan lagi ke punya zea, yang membuat zea terbangun dan kaget .. " Aahhhh, .. Zidan ngapain kamu diatas ku..? " Tanya zea yang masih belum sadar kalau dia sudah gak perawan lagi. Zidan tidak menjawab pertanyaan zea dan langsung menggoyang zea. Ahhh... Ahhh.. ahh... Suara Zidan dengan semangat menggoyang zea " Zidan sakitt.. tolong... Siapa pun tolong aku.. Zidan sakit .. ampun Zidan , sakit ahhhhh.. " ucap zea yang menangis kesakitan. Ruangan Zidan gema jadi tidak akan ada orang yang mendengar suara zea. .. Zidan Semakin mempercepat gerakan nya, dan meremas p******a zea. sehingga membuat zea menjerit kesakitan. " Zidaaaannn.. stop ... Sakitttt. " Ucap zea sambil mengepalkan tangan nya. Zidan tidak mendengarkan zea , malah dia semakin bersemangat untuk mempercepat gerakan nya .. 15menit sudah berlalu akhirnya Zidan mengeluarkan untuk kesekian kalinya didalam rahim zea. .. Zidan pun tersenyum melihat , ke wajah zea dan memeluk nya dengan erat . " Sayang maafkan aku, aku mencintaimu. Sudah jangan menangis lagi, kamu adalah milik ku selamanya " bisikan Zidan ke teling zea sambil mengecup kening nya . . ... Zea masih menangis tersedu-sedu, dan gak menjawab sedikit pun. Setelah 10 menit lamanya zea menangis, dia pun menjawab. ..." Udah puas kamu sekarang Zidan..? Kamu udah sakitin aku , udah menculik aku ke villa ini , udah nampar aku, udah dorong aku sampai aku masuk ke RSUD dan sekarang.. kamu hancurkan masa depan aku, kamu renggut keperawanan aku. Puas kamu kan , liat aku udah gak ada masa depan lagi, udah hancur semua nya. Karir yang aku bangun sejak kecil lenyap lah sudah. Malang banget ya nasib aku, sejak kecil ditinggal mama pergi , aku berjuang untuk bahagiakan papa dengan prestasi aku. Tapi semuanya hancur sia-sia malah aku sekarang udah gak ada gunanya lagi hidup. Kenapa Zidan.. kenapa gak sekalian aja kamu bunuh aku. Kenapa harus aku..? Udah sekarang kamu ambil pisau, atau pistol bunuh aku sekarang, CEPAT BUNUH AKU SEKARANG..!! " Jawab zea sambil menangis dan menahan sakit . Zea masih tersenyum walaupun sudah disakiti dan di perlakukan tidak baik oleh Zidan. .... Zidan terdiam menatap zea , dia gak menyangka zea bisa semarah itu, Zidan pun mendekati zea dan memeluk nya dengan erat. Zea menangis di bahu Zidan dengan derasnya air mata itu seperti hujan. Zea merasa dirinya tidak berguna lagi, karena masa depan nya sudah dihancurkan oleh Zidan. ... Zea memukul punggung Zidan sambil menangis dan berkata " Jahat kamu Zidan, apa salah aku sama kamu...? Sampai kamu tega banget sama aku. Kamu hancurkan masa depan aku, kamu hancurkan hidup aku. Apa aku gak seberuntung yang lain, bisa mendapatkan kebahagiaan...? Kenapa kamu lakukan ini sama aku, kenapa Zidan kenapa..?? " .. Zidan memeluk zea semakin erat dan berkata. " Siapa yang bilang kamu hancur...? Aku yang bakal jamin masa depan kamu. Aku yang bakal dukung kamu. Maafin aku zea aku salah tapi aku melakukan ini karena aku gak mau kehilangan kamu, aku bakal tanggung jawab semua kebutuhan kamu dan keluarga kamu. Kamu adalah milik ku zea. Sudah jangan menangis lagi, aku sayang sama kamu aku cinta sama kamu zea. Aku gak bakal lepasin kamu dan bakal jagain kamu terus , siapapun yang berani ganggu kamu berarti dia siap mati. " Ucap Zidan sambil mencium kening zea. .. " Aku belum mau menikah Zidan, aku masih ingin berkarir. Kamu gak tau perasaan aku gimana. Kamu cuma tau nikmatnya aja. Aku tau kamu bakal buang aku seperti sampah habis ini. Kamu biarin aku hamil diluar nikah dan telantarin aku seperti cewek-cewek yang kamu tidurin. Iya kan..?? Aku sudah tau latar belakang kamu Zidan, aku gak bakal termakan omongan kamu. Terimakasih sudah memberi aku rasa sakit yang sangat dalam ini. Aku gak bakal lupain ini sampai aku mati. Kamu cowok yang paling jahat yang pernah aku kenal, aku benci sama kamu, aku benci orang jahat kayak kamu.." zea pun melepaskan pelukan Zidan yang erat dan langsung berdiri, lalu pergi meninggalkan tempat tidur dengan keadaan tubuh nya yang masih ada bercak darah dan hanya berbalut selimut putih. .. " zea tunggu kamu mau kemana, " teriak Zidan .. zea berlari menuju pintu keluar kamar Zidan. Tetapi hanya sia-sia saja karena , Zidan sudah mengunci pintu dengan sidik jarinya. Zea pun menangis karena tidak bisa membuka pintu dan terduduk lemas di depan pintu. Zea down dia tidak bisa melakukan apa-apa selain menangis meratapi nasib nya. Lalu Zidan pun datang dan memeluk nya dari belakang. " Sayang sudah ya jangan menangis lagi, aku disini buat kamu. Nurut ya sama aku , karna percuma semakin kamu bersih keras untuk pergi kamu gak bakal bisa pergi .. ini villa aku dan yang bekerja disini yang terkontak ke villa ini.. " ucap Zidan berusaha menenangkan zea yang menangis tersedu-sedu. .. " Cukup Zidan pergi kamu jangan sentuh aku lagi , atau kamu bakal liat aku mati disini " jawab zea dengan lantang.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN