Bab 27. Hari Sial

1356 Kata

"Bastian berhasil menculik Aisyah apa tidak, ya?" batin Karin gelisah. Wanita itu mondar-mandir di kamar. Perasaannya tidak tenang, takut kalau manajer sekaligus selingkuhannya itu gagal menculik Aisyah. Berkali-kali pandangannya menatap ke arah layar ponsel, berharap Bastian menelpon dan memberikan kabar baik. Namun, benda pipih itu tidak menunjukkan tanda-tanda ada panggilan masuk. "Kamu sudah bangun, Sayang?" tanya Elang saat masuk kamar dan menjumpai Karin sedang mondar-mandir gelisah. "Iya, Mas. Sudah dari tadi aku bangun. Oiya, Aisyah sudah berangkat?" tanya Karin basa-basi. Padahal sebenarnya dia tahu kalau Aisyah sudah berangkat. "Sudah beberapa menit yang lalu, Sayang. Dia titip salam buat kamu. Dia juga minta maaf karena tidak bisa berpamitan langsung sama kamu. Soalnya dia ng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN