TRB 25

1816 Kata

Pupil mata Henry membeliak lebar saat mendengar penuturan Louis menyangkut wine yang diteguk Sherly. Dia tidak habis pikir dengan temannya yang satu itu. Sudah sangat jelas segala bentuk perhatian dan tindakannya ditolak mentah-mentah oleh Louis, tapi tetap saja Irene mencari cara untuk menjerat laki-laki yang kini telah menjadi suami orang tersebut. Dia mulai meragukan perasaan yang dimiliki oleh Irene terhadap Louis, memang tergolong cinta atau hanya obsesi semata. Menurutnya cinta yang berlebihan sangat memungkinkan berganti fungsi menjadi sebuah obsesi. Dari penuturan panjang lebar Louis, yang sangat mengusik pikiran Henry adalah Sherly. Perempuan malang yang tidak mengetahui apa-apa, tapi harus menjadi korban di sana-sini karena sebuah tujuan tertentu. Entah nasib atau takdir apa yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN