Tanpa berpikir panjang Sherly menerima tawaran Louis saat laki-laki tersebut mengajaknya makan siang. Setibanya di sebuah restoran yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempatnya mengajar, ternyata sudah ada Henry di sana dan menyambut kedatangan mereka. Saat di perjalanan tadi, Louis memang sudah mengatakan bahwa hari ini Henry akan ikut bergabung makan siang bersama mereka. Louis juga memberitahunya bahwa selama menunggunya selesai mengajar, Henry menemaninya mengobrol di sebuah coffee shop di seberang restoran yang kini menjadi tempat mereka makan siang. Tanpa menanyakannya pun Sherly sudah mengetahui bahwa Louis yang pasti sengaja meminta Henry datang. Selama makan siang berlangsung Sherly hanya sesekali menanggapi obrolan antara Louis dan Henry, itu pun jika kedua laki-laki tersebut m

