Hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh Louis dan Sherly pun kini sudah menjadi kenyataan. Mereka telah melangsungkan acara pernikahannya di sebuah vila yang ternyata beratas nama Sherly. Tanpa sepengetahuan atau memberi tahu Sherly terlebih dulu, diam-diam Louis telah membeli vila tersebut dengan bantuan Robbert. Louis membeli vila tersebut untuk Sherly sebagai hadiah pernikahan mereka darinya. Acara pengucapan sumpah dan pesta pernikahan yang kembali mereka gelar berjalan dengan lancar. Dibandingkan sebelumnya, kali ini acara-acara tersebut terasa lebih sakral dan bermakna. Bahkan, acara pernikahannya kali ini sampai membuat Louis dan Sherly menitikkan air mata. Bukan karena bersedih, tapi disebabkan oleh perasaan terharu sekaligus bahagia dari keduanya. Ternyata tidak hanya Louis dan Sher

