TRB 47

2013 Kata

Pupil mata Irene membesar melihat pemandangan tak terduga di hadapannya. Bahkan, dia sampai mengucek matanya beberapa kali untuk memastikan yang dilihatnya adalah kenyataan, bukan sekadar halusinasi semata. Agar lebih memastikan sekaligus meyakinkan, dengan sangat hati-hati dia melihat wajah orang itu dari samping. Betapa terkejutnya dia ketika penglihatannya tidak keliru atau salah. Setelah merasa yakin, seringaian lebarnya menghiasi bibirnya. Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas dan tanpa membuang waktu, dengan cepat dia membidik sepasang obyek di depannya yang sedang bermesraan menggunakan kamera ponsel. Bahkan, dia juga merekamnya secara diam-diam dari tempat yang aman. Setelah cukup lama tidak berkunjung ke mansion Xanders, kini Irene mempunyai alasan kuat untuk menginjakkan ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN