Camilan Ala Tiara 🔞🔥

1938 Kata

Di sisa waktu satu hari terakhir di Jenewa, suasana vila yang tadinya ramai kini sunyi dan melankolis. Mereka sudah beres-beres, menyisakan kamar utama yang setengah kosong. Tiara sedang duduk di lantai, bersusah payah menutup koper terakhirnya yang sedikit penuh. Abimana duduk di kursi dekat jendela, senyum geli muncul di wajahnya melihat perjuangan Tiara. "Ya ampun, Mas. Bisa bantuin aku, ngga?" Tiara akhirnya menyerah, menunjuk koper itu dengan putus asa. "Aku nggak mau lipstick merah kesayanganku kejepit. Ini barang keramat." Abimana tertawa, bangkit, dan dengan satu tangan saja, ia menekan koper itu dan menutup risletingnya. Ia lalu duduk kembali di lantai, bersandar di koper, dan menarik Tiara ke pelukannya. "Kenapa kamu bawa banyak banget barang, Sayang? Aku bisa belikan sepuluh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN