Cinta Abimana Yang Panas πŸ”₯πŸ”ž

1567 Kata

Abimana melepaskan ciuman sejenak, namun wajahnya tetap menempel erat pada kening Tiara, napas hangat mereka beradu. β€œAku jauh lebih mencintai kamu, Tiara,” jawabnya dengan suara serak, berat, penuh janji. Ia memejamkan mata, seolah sedang menyerap setiap inci keberadaan istrinya. Tiara mengangkat tangan, mengusap rahang tegas Abimana yang sedikit kasar. Ia tahu, suaminya tidak akan pernah memaksanya, selalu menjaganya. Justru kehati-hatian itu yang membuat Tiara semakin menginginkannya. β€œJangan berhenti, Mas. Aku baik-baik saja,” bisik Tiara, mendorong sedikit tubuh Abimana, meminta sentuhan lebih. Abimana mengangguk pelan. Ia menarik napas panjang, menahan gelombang gairah yang bergemuruh di dadanya. Senyum miring muncul di wajahnya, senyum yang selalu membuat Tiara meleleh. β€œKamu y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN