Udara malam terasa lembap, dan Tiara baru aja menempelkan sheet mask dingin ke wajahnya. Cairannya licin dan aromanya menyegarkan. Ia menepuk-nepuk pelan pipinya sambil berkaca. “Wah, kalau glowing begini, Mas Abi bisa makin nempel nih,” katanya dengan nada bangga. Ia berjalan ke arah meja, mengambil cermin kecil, lalu duduk di sofa. Mukanya terlihat mengilap dengan potongan masker yang menempel sempurna, lubang di bagian mata dan mulut membuatnya terlihat seperti karakter horor parodi. “Cantik banget, Tiara,” ujarnya ke diri sendiri, lalu tertawa. “Cantik versi zombie.” Beberapa menit berlalu dalam tenang sampai suara pintu depan terbuka. Tiara menoleh sebentar. “Mas Abi udah pulang ya,” gumamnya santai. Ia belum sempat berdiri ketika lampu tiba-tiba padam. Seluruh ruangan gelap. Ang

