Godaan Suami Mafia ⚠️

1373 Kata

Cahaya pagi menyelinap lembut dari celah gorden yang sedikit terbuka. Udara di dalam kamar terasa hangat, senyap, dan penuh aroma yang familiar. Tiara terbangun lebih dulu. Matanya perlahan terbuka, lalu terarah pada sosok di sebelahnya. Abimana masih terlelap. Napasnya teratur, dadanya naik turun dengan tenang. Rambutnya sedikit acak, dan ada bayangan lelah yang samar membekas di wajahnya meski dalam tidur. Tiara hanya diam menatapnya. Untuk waktu yang entah berapa lama. Tangannya terulur, menyentuh lengan pria itu perlahan, lalu turun menyentuh punggung tangan yang tadi malam begitu kuat menggenggamnya. Jemarinya masih terasa hangat, seolah tak pernah benar-benar melepaskannya. Dan di detik itu, Tiara baru benar-benar menyadari sesuatu. Selama ini, ia terlalu sibuk menuntut. Terl

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN