Episode 64

1741 Kata

"Sumpah demi apa Dokter Kaizo bener-bener nyata? Apa jangan-jangan cuman halusinasi gue doang?" batin Jennifer berkecamuk. Ia menatap mata Dokter Kaizo dengan tatapan memuja. Mata, hidung, bibir, dan lama-kelamaan gadis itu mulai memejamkan matanya. "Apa kau mengantuk, Jennifer?" tanya Dokter Kaizo. "Bagaimana bisa pria khayalan ini bisa ngomong? Bukannya kalo halusinasi ngga bisa ngomong, ya?" batin Jennifer lagi. Karena Jennifer tidak menjawab pertanyaannya, Dokter Kaizo langsung mengangkat tubuh ramping gadis itu. "A-apa ini? Gimana bisa dia--" Jennifer membuka matanya perlahan dan melihat tubuhnya melayang di dalam dekapan Dokter Kaizo. Bagai disambar petir di siang hari bolong, Jennifer terbelalak tidak percaya. "Jadi, dari tadi itu nyata?" Jennifer memejamkan matanya, "Astaga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN