"Aku ngga papa kok, Rein. Tadi kena gantungan baju sedikit, jadi agak perih. Udah cepetan keburu ujan gede malah basah semua," balas Jojoba berbohong. Ia berusaha mengalihkan perhatian Reina agar melupakan t**i lalat di pipinya yang sudah mulai memudar. "Ah iya, bener." Reina lekas melanjutkan aktivitasnya mengangkat jemuran. Lalu, ia dan Jonathan berlari dan berdiri di depan pintu karena hujan mendadak deras. "Hahaha ... Untung aja semuanya udah diangkat," tawa Reina setelah hujan turun begitu derasnya, "Ya, ngga, Jo?" Reina menoleh bertanya pada Jojoba. Namun, pemuda itu sudah tidak ada di sana. "Loh, ke mana dia? Apa dia ke kamar mandi?" batin Reina bertanya sambil mengedarkan pandangannya mencari sosok Jojoba. Reina duduk di karpet sambil membalikkan pakaian kering agar nanti ket

