Chapter 38

2100 Kata

"Hai pacar." Lidya tiba-tiba menghentikan langkahnya. Ia menatap Arya yang ada di sampingnya. Lidya lalu melirik ke kiri dan ke kanan. "Kau memanggilku?" tanya Lidya bingung. Gadis itu kembali melirik ke kanan dan ke kiri. Arya berdecak kesal. Ia menahan kepala Lidya dengan kedua tangannya, "Hay pacar." ucapnya lagi yang jelas-jelas mengarah pada Lidya. Seketika Lidya terdiam. "Pa--pacar?" "Hmm!" Arya mengangguk, "Pacar." jawab Arya. "Kita sudah berkencan. Jadi tak ada salahnya aku memanggilmu pacar." Deg! Lidya seketika merona. Ia tak tahu jika Arya akan bersikap seperti ini padanya. Apa ini ada sangkut-pautnya dengan film yang mereka tonton tadi? Apalagi selama di dalam, Arya selalu menggodanya membuat ia tak konsentrasi dalam menonton. "Kau tak kerasukan kan?" tanya Lidya yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN