Chapter 40

1472 Kata

BRAAKK!! Zidan menggebrak meja kerjanya dengan amat keras saat ia mendapat kiriman rekaman CCTV dari Adnan. Bukan hanya rekaman CCTV, Zidan juga mendapatkan rekaman suara percakapan telpon Rizwan pada seseorang. Dalam rekaman yang Adnan kirim, ia mendengar Rizwan meminta orang tersebut untuk menyamar jadi dokter dan masuk ke ruang rawat Arya. Tujuannya hanya satu, melenyapkan nyawa Arya saat itu juga. Ini sudah jelas sebagai barang bukti untuk menjebloskan Rizwan ke penjara. Namun ia tak boleh terburu-buru. Ada hal yang harus ia lakukan terlebih dahulu sebelum membawa b******n itu ke penjara. Zidan tersenyum iblis. Ia sudah memiliki rencana yang menarik. Zidan mengumpulkan semua barang bukti yang ia punya lalu menyimpannya dalam satu file di ponselnya. Ponsel tersebut sudah dipasan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN