Chapter 33

1094 Kata

Sejak mengenal Arya, taman di dekat rumah Lidya menjadi tempat yang paling Lidya sukai sekarang. Pasalnya, taman itu tak terlalu ramai pengunjung. Atau bisa dikatakan, hanya diisi oleh warga sekitar. Dan di taman itu, ia bisa berbicara dengan "Siapa Rizwan?" tanya Lidya saat ia hanya tinggal berdua saja dengan Arya. sejak mereka kembali dari apartemen Adnan, wajah Arya terlihat tak bahagia sedikitpun. ada rasa sakit yang terlintas dari raut wajah pria tersebut. Arya menatap langit luas. entah Karena sekarang musim hujan atau karena langit Tengah menertawakannya, saat ia keluar dari apartemen Adnan, langit tiba-tiba Mendung seketika. Lidya menatap Arya yang masih diam. dia juga tak ingin memaksa Arya untuk menjawab pertanyaannya tadi, karena yang terpenting saat ini adalah kenyamanan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN