"Raven, kenapa dia juga dibawa ke sini?!" tuntut Rebecca yang menatap kesal ke arah Maura, serta jemari gadis itu yang digenggam oleh Raven. Rebecca tengah asyik berbaring di ranjang mewah berukuran kingsize menunggu pria itu, dan ternyata malah kejutan yang tak menyenangkan yang ia dapati. Seringai tipis penuh arti terlukis di wajah Raven melihat ekspresi kecewa yang kentara di wajah Rebecca. "Aku membawa Moora, karena kita akan memainkan sebuah permainan yang sangat seru," sahutnya sambil kembali menarik tangan Maura dan berjalan mendekat ke arah ranjang. "Aku tidak mau, Tuan Raven. Lepaskan aku!" Maura pun sontak berusaha melepaskan diri dari cengkraman Raven, menolak untuk menjadi bagian permainan entah apa yang ada di dalam pikiran pria itu. "Diamlah, Moora!" Raven memerangka

