Maura masih tertegun ketika pintu terminal VIP dibuka, dan seorang staf bandara menyambut mereka dengan senyum penuh hormat. Di depan matanya, sebuah pesawat pribadi yang mewah telah menanti. Manik beningnya pun seketika membesar dan jantungnya berdegup kencang. Ini lebih dari yang pernah ia bayangkan! “Ini… pesawat kita?” tanyanya pelan dengan maniknya yang membulat tidak percaya. Semula ia mengira akan menaiki pesawat komersil dengan posisi duduk di business class untuk sekelas Raven King yang kaya raya dan terkenal, bukannya malah menyewa seluruh pesawat! Raven yang berjalan di sampingnya pun menganggukkan kepala ringan. “Ya, ini pesawat kita," sahut Raven. "Perjalanan akan memakan waktu belasan jam. Jadi untuk waktu yang selama waktu itu, aku tidak ingin ada yang mengganggu," tut

