Hari ini di kampus. Adel tidak seperti biasanya selalu cerewet dan urakan pagi ini hanya wajah sendu yang tampak di wajahnya, Luna yang melihat itu pun mencoba untuk bertanya apa yang terjadi pada dirinya. "Del, kamu kenapa murung gitu lagi ada masalah?" Adel hanya menatap wajah Luna dengan berkaca-kaca, tanpa menjawab pertanyaan dari sahabatnya itu. "Del, kamu kenapa jangan buat aku takut!" Cairan bening lolos begitu saja tanpa terbendung lagi membasahi pipi Adel, diiringin isak tangis. Adel menceritakan masalah dengan Luna. "Lun, hiks aku hamil Lun dan Gerry nggak mau tanggung jawab dia ninggalin gue! Dia pergi ke luar negeri," lirih Adel terseduh. Luna tampak syok dengan apa yang Adel katakan bahkan dia sampai membuka mulutnya. Luna bingung saat ini harus berbuat apa, dia hanya b

