Erik menghampiri Adel duduk di kursi memandangi wajah sahanat nonanya itu, dia meringis melihat luka lebam di wajah dan tangan Adel. Erik mengambil ponselnya lalu menghubungi seseorang untuk mencari tau apa yang terjadi dengan Adel. Setelah sambungan telphone terputus Erik mengambil leptopnya untuk mengerjakan pekerjaan yang harus di selesaikanya, sambil menunggu kabar dari orang suruhan - nya. Erik menutup leptopnya Dan menoleh saat mendengar rintihan Adel. Erik mendekat ke sisih Adel untuk melihat keadaan Adel. "Aku haus." Erik mengambil segelas air Lalu membantu Adel untuk minum. "Apa yang terjadi denganmu, mengapa kau bisa pingsan di jalan seperti itu?" tanya Erik kembali menaruh gelas ke meja. Bukanya mejawab Adel menangis tanpa mengeluarkan suara. sudut hati Erik terenyuh melih

