Terdengar bunyi bell saat Luna menyiapkan sarapan dia menghentikan kegiatan masaknya lalu dia beranjak untuk membuka pintu. "Maaf Non saya Ira. Asisten rumah tangga, yang dipekerjakan oleh Tuan Agam." "Oh iya, silahkan masuk mbak," pinta Luna sambil mengeser tubuhnya. "Suami saya masih tidur mbak, selesai saya masak baru saya bangunkan," ucap Luna sembari memotong bahan masakanya. "Boleh saya bantu Nona?" "Iya boleh." Setelah beberapa waktu berkutat didapur, masakan pun telah selesai. "Duh malah jadi mbak yang masak. Enak lagi masakanya terimakasih ya mbak,"puji Luna setelah mencicipi beberapa masakan "kalau gitu saya bangunkan suami saya dulu." "Iya Nona tidak perlu berterimakasih." Agam memerintahkan Ira untuk tinggal bersama mereka. Tapi Luna berpikir pasti tidak akan mungkin,

