44. Tantangan dan Ancaman

2579 Kata

Kobaran api harapan semakin membara. Apakah langit berwarna jingga karenanya? Seruan itu masih berlanjut. Rey pusing mendengarnya. Gemuruh di adanya kian bertambah. Bagaimana cara Rey mengatasi segalanya? "Kami mohon, Rey Sann! Selamatkan kami! Kami tidak ingin negeri ini hancur!" "Raja Heng Louyan menakutkan! Dia telah mengamuk pulau terbesar di kerajaan ini! Kami tidak mau pulau kami menjadi sasaran selanjutnya!" "Pelabuhan telah diserang bahkan dermaga Ikan Runcing pun menjadi lumuran darah. Kita akan dihancurkan! Selamatkan kami, Rey Sann! Selamatkan kami, Wahai pembawa cahaya!" Kedua alis Rey terangkat. Tak pernah terpikirkan selama hidupnya dia akan diperlakukan sebagai satu-satunya harapan. Di depannya, lautan manusia mengharapkan hal yang sama. Mereka berteriak sampai tenggor

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN