55. Salah Faham

2013 Kata

“Siang, Jasmin. Lama nggak ketemu. Gimana kabarmu?” Emir langsung mengulurkan tangannya ketika berada di depan Jasmin, mengajak wanita itu bersalaman, namun sebelum Jasmin membalas uluran tangan Emir. Rei cepat berdiri, terlebih dahulu menyalami tangan Emir. “Seperti yang kamu lihat, Jasmin baik-baik saja. Dia bahagia dengan ku” ucap Rei, tangannya ia letakkan di bahu Jasmin. Berusaha meyakinkan Emir jika Jasmin sekarang bahagia bersamanya. Emir tersenyum masam, menatap penuh luka Jasmin yang memandang tempat lain. Enggan menatap wajahnya apalagi matanya. Wanita itu bahkan enggan melihat wajah sahabatnya yang berdiri di belakang Emir, Rindu bersembunyi, seolah ia takut bertemu Jasmin. Ah tidak, tapi mantan sahabatnya. “Ah ya syukurlah kalau kalian bahagia.” Emir terlihat memaksakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN